
EUR/USD bergerak turun dari area 1,1650 ke sekitar 1,1625 pada hari Senin(27/10), tapi masih menahan sebagian kenaikan yang terjadi sebelumnya setelah sempat menyentuh 1,1580 minggu lalu. Sentimen
Pasar agak membaik karena ada harapan damai dagang antara AS dan Tiongkok. Negosiator dari kedua negara dilaporkan makin dekat ke kesepakatan, dan
Pasar berharap Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping bisa resmi “memperpanjang gencatan senjata dagang” saat bertemu akhir pekan ini. Harapan bahwa perang
Tarif tidak makin panas membuat investor sedikit lebih berani ambil risiko, jadi Euro tidak jatuh terlalu dalam.
Tapi sekarang
Pasar lagi mode tunggu dan lihat, karena minggu ini padat acara besar bank sentral. Fokus utama jelas ke rapat The Fed hari Rabu. Pelaku
Pasar sudah mengantisipasi The Fed bakal memangkas
suku bunga 25 basis poin, apalagi setelah data inflasi AS yang terakhir keluar lemah. Yang paling ditunggu bukan cuma keputusan bunganya, tapi komentar ketua The Fed, Jerome Powell, karena itu akan jadi petunjuk: apakah pemangkasan
suku bunga bakal lanjut lagi bulan Desember atau cukup sekali. Dari sisi Eropa,
Pasar juga siap menghadapi rilis PDB awal zona euro kuartal ketiga dan keputusan
suku bunga ECB pada Kamis, yang bisa bikin Euro makin volatile. (az)
Sumber:
newsmaker.id