
Mata uang
Dolar Australia (AUD) menguat ke kisaran 0,6530 terhadap
Dolar AS (USD) pada sesi Asia Senin ini, setelah sempat turun lebih dari 1% di perdagangan sebelumnya.
Penguatan ini terjadi di tengah rilis data neraca perdagangan China bulan September yang menunjukkan surplus CNY645,47 miliar, turun dari sebelumnya CNY732,7 miliar. Ekspor dan impor China sama-sama tumbuh kuat, menandakan masih solidnya aktivitas perdagangan mitra utama Australia tersebut.
Namun, kenaikan AUD/USD masih dibayangi oleh ketegangan dagang antara AS dan China, setelah Presiden Donald Trump mengancam akan memberlakukan
Tarif 100% terhadap impor China. Beijing memperingatkan akan melakukan pembalasan jika ancaman itu tidak dicabut. Di sisi lain, pernyataan Trump yang lebih lembut di akhir pekan sempat menenangkan
Pasar. Dukungan tambahan bagi Aussie datang dari melemahnya
Dolar AS, yang tertekan oleh penutupan sebagian pemerintahan AS dan libur nasional Hari Columbus yang memperlambat aktivitas keuangan. (az)
Sumber:
newsmaker.id