Dolar Australia menguat ke sekitar $0,657 pada Jumat(10/10), bangkit dari posisi terendah hampir dua minggu. Kenaikan ini datang setelah Gubernur RBA Michele Bullock menyampaikan nada hati-hati: inflasi jasa masih lengket, inflasi kuartal II sedikit di atas perkiraan namun arahnya membaik. Ia juga menekankan data IHK bulanan yang fluktuatif dan menyebut
Pasar tenaga kerja masih ketat tapi mulai mendekati keseimbangan.
Pasar pun menilai RBA kemungkinan menahan
suku bunga (setelah tetap di 3,6% pada September).
Meski menguat hari ini, AUD masih menuju pelemahan mingguan tipis karena
Dolar AS cenderung menguat-dipengaruhi penutupan
Pemerintah yang berlarut dan pelemahan mata uang utama lain. Ke depan, perbedaan arah kebijakan RBA-The Fed bisa jadi penopang AUD, mengingat
Pasar memperkirakan peluang besar pemangkasan
suku bunga The Fed pada Oktober dan Desember di tengah kekhawatiran
Pasar kerja AS. (az)
Sumber:
newsmaker.id