
Harga
Emas bergerak stabil pada hari Jumat (3/10) dan berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan ketujuh berturut-turut. Kenaikan ini didukung oleh ekspektasi pemangkasan
suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve AS, serta kekhawatiran atas dampak ekonomi dari penutupan pemerintahan (government shutdown) yang berkepanjangan.
Harga
Emas spot naik tipis 0,03% menjadi $3.857,25 per ons pada pukul 09.21 GMT, setelah sempat menyentuh rekor tertinggi $3.896,49 pada hari Kamis. Sepanjang pekan ini,
Emas telah menguat 2,6%. Sementara itu, kontrak berjangka
Emas AS untuk pengiriman Desember naik 0,32% menjadi $3.880,50 per ons.
Shutdown pemerintahan AS, yang memasuki hari ketiga pada hari Jumat, telah menunda rilis data ekonomi penting, termasuk laporan ketenagakerjaan non-pertanian yang seharusnya dirilis hari ini. Data alternatif dari sumber publik dan swasta menunjukkan bahwa
Pasar tenaga kerja AS kemungkinan masih stagnan pada bulan September, dengan perekrutan yang lambat dan tingkat pengangguran yang tidak berubah.
Sementara kata analis UBS, Giovanni Staunovo Data ini memperkuat pandangan bahwa The Fed seharusnya memangkas
suku bunga. “Jika kami memperkirakan pemangkasan lanjutan, maka hal ini akan terus mendukung harga
Emas dalam beberapa bulan mendatang. Kami memperkirakan
Emas bisa menembus level $4.000 per ons pada akhir tahun ini,”.
Para investor saat ini memperkirakan kemungkinan 97% adanya pemangkasan
suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Oktober, dan 88% kemungkinan pemangkasan serupa pada bulan Desember, menurut alat FedWatch milik CME Group.
Presiden Federal Reserve Bank of Dallas, Lorie Logan, mengatakan bahwa The Fed telah mengambil langkah pencegahan yang tepat dengan memangkas
suku bunga bulan lalu untuk mengantisipasi potensi pelemahan tajam di
Pasar tenaga kerja, namun tetap harus “berhati-hati” dalam langkah ke depan.
Emas, yang sering digunakan sebagai aset lindung nilai di masa ketidakpastian politik dan keuangan, cenderung menguat di lingkungan
suku bunga rendah. Sepanjang tahun ini,
Emas telah mencatat kenaikan sebesar 47%.
Sementara itu, permintaan
Emas fisik di India meningkat pekan ini meskipun harga mencapai rekor tertinggi, sedangkan
Pasar Tiongkok masih tutup karena libur nasional.
Di
Pasar logam mulia lainnya, harga
Perak naik 0,6% menjadi $47,24 per ons, platinum naik 0,5% menjadi $1.576,25, dan palladium menguat 1,4% menjadi $1.258,25.(yds)
Sumber: Reuters.com