
Harga
Perak (XAG/USD) memantul dari $41,20 dan kembali ke area $41,80 pada awal sesi Eropa, seiring reli
Dolar AS mulai kehilangan tenaga di tengah sentimen risiko yang lebih tenang. Kenaikan ini memangkas pelemahan sebelumnya dan menandakan minat beli kembali muncul di dekat support intraday.
Sehari sebelumnya, logam mulia sempat terkoreksi setelah lonjakan pasca keputusan The Fed memangkas
suku bunga 25 bps. Proyeksi kebijakan (dot plot) juga mengisyaratkan pemotongan tambahan total 50 bps pada 2025 dan satu kali pemotongan 25 bps lagi pada 2026.
Namun, nada Jerome Powell terdengar kurang dovish. Ia menyebut pemangkasan sebagai langkah “manajemen risiko” dan menekankan tantangan dari tekanan harga yang masih tinggi. Ucapan ini sempat mendorong
Penguatan Dolar dan menekan
Perak sebelum akhirnya mereda.
Ke depan, arah XAG/USD akan sensitif terhadap pergerakan
Dolar dan selera risiko global. Selama bertahan di atas $41,20, peluang uji ulang area $41,80–$42,00 tetap terbuka; sebaliknya,
Penguatan Dolar lagi bisa memicu pullback cepat.
Poin penting:
XAG/USD memantul ke $41,80 setelah sentuh $41,20.
The Fed potong 25 bps; dot plot: -50 bps (2025) + -25 bps (2026).
Powell kurang dovish →
Dolar sempat menguat, tekan
Perak.
Selama di atas $41,20, bias jangka pendek cenderung netral–positif.
Arah berikutnya ditentukan oleh kekuatan
Dolar & sentimen risiko.(ads)
Sumber: Bloomberg.com