
Harga
Emas turun tipis pada Kamis (4/9)) ini karena aksi profit taking, setelah sehari sebelumnya nyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) berkat ekspektasi pemangkasan bunga The Fed.
Emas spot jatuh 0,8% ke $3.530,69 per ons (0511 GMT), sementara
Emas berjangka Desember turun 1,3% ke $3.590. Padahal, Rabu lalu harga
Emas sempet tembus rekor $3.578,50 per ons.
Sementara menurut Brian Lan, MD GoldSilver Central, aksi ambil untung wajar aja, tapi tren
Emas masih bullish. Ia bilang nggak kaget kalau
Emas bisa naik lagi hingga $3.800 dalam waktu dekat.
Data Departemen Tenaga Kerja AS nunjukin lowongan kerja Juli turun lebih dari perkiraan ke 7,181 juta. Beberapa pejabat Fed juga bilang kondisi
Pasar kerja yang melemah jadi alasan kuat untuk segera turunin bunga.
Gubernur Fed Christopher Waller bahkan menegaskan seharusnya pemangkasan dimulai di rapat berikutnya.
Sekarang trader kasih peluang 97% Fed bakal pangkas
suku bunga 25 bps di rapat 17 September, naik dari 92% dari sebelumnya.
Fokus
Pasar sekarang geser ke laporan non-farm payrolls (NFP) Jumat nanti, dengan proyeksi ada tambahan 78 ribu pekerjaan di Agustus (sedikit di atas Juli 73 ribu). Sementara itu, Trump bilang AS bisa aja “bongkar ulang” beberapa kesepakatan dagang sama Uni Eropa, Jepang, dan Korea Selatan kalau kalah di kasus
Tarif di Mahkamah Agung.
Dari logam lain,
Perak turun 0,8% ke $40,82, platinum turun 0,8% ke $1.409,53, dan paladium jatuh 1,6% ke $1.129,82.(yds)
Sumber: Reuters