
Harga
Minyak dunia bergerak naik pada perdagangan Selasa (2/9) siang, didorong oleh ketegangan geopolitik yang semakin memanas antara Rusia dan Ukraina.
Brent tercatat menguat 0,3% ke US$68,48 per barel, sementara WTI melonjak 0,5% ke US$64,95 per barel. Kenaikan harga dipicu oleh serangan drone Ukraina yang melumpuhkan fasilitas pengolahan
Minyak Rusia, yang menyumbang sekitar 17% atau 1,1 juta barel per hari dari kapasitas nasional. Kondisi ini memicu kekhawatiran gangguan pasokan global di tengah
Pasar energi yang sudah rentan.
Di sisi lain, data terbaru menunjukkan impor
Minyak mentah Asia melonjak pada Agustus menjadi rata-rata 27,18 juta barel per hari, naik dari 24,91 juta barel di Juli dan lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Namun, peningkatan ini lebih banyak dipicu oleh harga
Minyak yang sempat rendah serta tambahan pasokan dari OPEC+, khususnya Arab Saudi dan Rusia. Artinya, lonjakan impor bukan cerminan dari peningkatan permintaan yang berkelanjutan. Investor kini menantikan pertemuan OPEC+ pada 7 September mendatang untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai arah produksi dan harga
Minyak global.(mrv)
Sumber :
newsmaker.id