
Yen Jepang (JPY) kesulitan memanfaatkan
Penguatan semalam dari level terendah tiga hari terhadap
Dolar AS (USD) yang secara luas melemah, dan bergerak turun pada sesi Asia Jumat(12/9). Investor kini memperkirakan ketidakpastian politik domestik bisa memberi Bank of Japan (BoJ) lebih banyak alasan untuk memperlambat kenaikan
suku bunga. Selain itu, kekhawatiran bahwa pengganti Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba dapat menekan bank sentral agar mempertahankan
suku bunga rendah gagal membantu JPY menarik minat beli yang berarti.
Di luar itu, suasana
Pasar yang cenderung risk-on turut melemahkan JPY sebagai aset safe haven. Sementara itu, data makro Jepang terbaru menegaskan ekspektasi
Pasar bahwa BoJ akan tetap pada jalur normalisasi kebijakan, yang menahan bear JPY untuk memasang taruhan agresif. Di sisi lain,
Dolar AS anjlok ke level terendah sejak 24 Juli di tengah taruhan pelonggaran kebijakan yang lebih agresif oleh Federal Reserve (The Fed). Hal ini seharusnya ikut membatasi kenaikan pasangan USD/JPY. (azf)
Sumber: FXStreet