
Harga
Emas (XAU/USD) melemah hingga sekitar $3.630 pada awal sesi Asia Jumat, mundur dari rekor tertinggi pekan ini di dekat $3.675 seiring aksi ambil untung. Meski terkoreksi, ekspektasi pemangkasan
suku bunga The Fed pada pertemuan mendatang diperkirakan akan membatasi pelemahan.
Penguatan Dolar AS yang moderat dan gelombang profit-taking menekan komoditas berdenominasi USD ini. Pelaku
Pasar masih menilai data inflasi AS terbaru sebagai panduan langkah kebijakan The Fed selanjutnya, sambil menunggu rilis University of Michigan Consumer Sentiment nanti malam.
Dari sisi fundamental, PPI AS turun tak terduga dan
Pasar tenaga kerja melemah, memperkuat keyakinan pemangkasan
suku bunga pada bulan September. Analis Barclays bahkan memproyeksikan tiga kali pemangkasan masing-masing 25 bps pada bulan September, Oktober, dan Desember.
suku bunga lebih rendah menurunkan biaya peluang memegang
Emas, sehingga mendukung logam mulia ini.
Risiko geopolitik juga menopang daya tarik safe haven. Ketegangan di Eropa meningkat setelah Polandia menembak jatuh drone Rusia yang melanggar wilayahnya, sementara Israel melaporkan melancarkan serangan ke Doha, Qatar yang menargetkan pimpinan Hamas. Sentimen hati-hati ini menjaga minat terhadap
Emas di tengah koreksi jangka pendek.(ayu)
Sumber:
newsmaker.id