
Harga
Emas bergerak stabil di area $3.338 pada perdagangan Selasa (19/08) siang di sesi Eropa. Logam mulia ini sempat melanjutkan tren beli moderat, namun
Penguatan tertahan karena investor memilih bersikap hati-hati.
Pasar menunggu sinyal lebih jelas mengenai arah kebijakan Federal Reserve, khususnya terkait kemungkinan pemangkasan
suku bunga pada September mendatang.
Meskipun semakin banyak pihak memperkirakan The Fed akan memangkas
suku bunga,
Dolar AS gagal mempertahankan
Penguatan dari hari sebelumnya. Hal ini justru memberi ruang bagi
Emas untuk tetap diminati, apalagi di tengah sedikit melemahnya sentimen risiko global. Sebagai aset safe haven,
Emas masih menjadi pilihan investor saat ketidakpastian meningkat.
Namun, optimisme terbaru terkait potensi tercapainya kesepakatan damai Rusia–Ukraina ikut menahan laju
Penguatan Emas. Harapan perdamaian tersebut mengurangi kebutuhan
Pasar terhadap aset lindung nilai seperti
Emas, sehingga membatasi peluang kenaikan lebih agresif dalam jangka pendek.
Ke depan, fokus utama
Pasar akan tertuju pada rilis Risalah FOMC pada Rabu dan pidato Ketua The Fed Jerome Powell di Simposium Jackson Hole akhir pekan ini. Dua agenda besar tersebut diperkirakan akan menjadi penentu arah selanjutnya bagi harga
Emas, apakah akan menembus ke level lebih tinggi atau justru kembali terkoreksi.(ayu)
Sumber:
newsmaker.id