BPF Malang

Image

USD Mulai Bangkit, Efek Shutdown Hampir Selesai !

Analisis USD Mulai Bangkit, Efek Shutdown Hampir Selesai ! - Data Pasar 2025-11-11

USD Mulai Bangkit, Efek Shutdown Hampir Selesai !

Dolar AS menguat tipis untuk pertama kalinya dalam sepekan. Pemicunya: peluang besar shutdown AS segera berakhir, jadi Pasar berharap rilis data ekonomi (kayak NFP, CPI, dll.) bakal jalan lagi. Indeks Spot Dolar Bloomberg naik 0,1%, sementara kontrak Treasury futures relatif datar karena Pasar Obligasi tutup libur AS. Yen jadi yang paling lemah di antara G10. Biaya opsi 1-bulan untuk Indeks Spot Dolar Bloomberg naik ke level tertinggi hampir sepekan-tanda Pasar bersiap volatilitas saat data balik rilis. Senat sudah meloloskan pendanaan sementara, didukung delapan Demokrat sentris, bikin skenario Pemerintah buka lagi secepatnya. Kata Credit Agricole, kabar ini kasih dorongan kecil ke USD, tapi tekanan pendanaan Dolar yang muncul selama shutdown juga bisa mereda setelah Pemerintah buka-bisa jadi penahan kenaikan USD berikutnya. Soal jadwal data, Morgan Stanley perkirakan Payrolls September keluar sekitar 3 hari kerja setelah shutdown berakhir. Data besar lainnya untuk September butuh 1–2 minggu tambahan. Untuk data Oktober, prosesnya kemungkinan lebih lama karena pengumpulan data sempat terganggu-bahkan bisa tidak sempat masuk ke bahan rapat FOMC Desember. Artinya, USD dapat dorongan jangka pendek, tapi arah berikutnya bakal sangat tergantung kualitas (dan timing) data yang akhirnya rilis. (az) Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.