BPF Malang

Image

Dolar Menguat di Tengah Risiko Inflasi dan Ketidakpastian Iran

Analisis Dolar Menguat di Tengah Risiko Inflasi dan Ketidakpastian Iran - Data Pasar 2026-03-25

Dolar Menguat di Tengah Risiko Inflasi dan Ketidakpastian Iran

Indeks Dolar AS (DXY) menguat pada Selasa (24/3) setelah sempat terpukul pada sesi sebelumnya, seiring arus safe-haven kembali masuk usai Iran membantah klaim diplomatik Presiden AS Donald Trump. DXY naik ke sekitar 99,42. Di Pasar valuta utama, euro melemah ke sekitar US$1,1584, sementara pound sterling turun ke US$1,3405. Yen melemah dengan USD/JPY di sekitar 158,98, tetap dekat area sensitif 159–160 yang kerap memicu peringatan intervensi dari Tokyo. Franc Swiss bertahan kuat sebagai aset lindung nilai; ketua SNB menyatakan kesiapan intervensi valas ditingkatkan untuk menahan Penguatan franc. (Mengacu kurs referensi EUR/USD dan EUR/CHF, USD/CHF berada di kisaran 0,79). Dari sisi inflasi, Nowcast Cleveland Fed memperkirakan inflasi Maret 2026 kembali menghangat, dengan CPI YoY 3,16% dan PCE YoY 3,23%, mencerminkan dorongan harga energi. Data aktivitas juga memperkuat narasi “stagflation risk”: survei S&P Global menunjukkan Composite PMI turun ke 51,4 (terendah 11 bulan), dengan manufaktur 52,4 membaik namun jasa 51,1 melemah; tekanan biaya naik (input costs tertinggi 10 bulan) dan indeks ketenagakerjaan turun di bawah 50. (Arl) Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Instrumen Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.