
Nilai
Dolar AS menguat tipis ke 98.870 pada perdagangan Senin, setelah sempat melemah di awal sesi.
Penguatan ini terjadi di tengah harapan bahwa Washington akan menahan diri dari eskalasi lebih lanjut dalam perang dagang dengan China. Investor mulai kembali ke aset
Dolar setelah Presiden Donald Trump memberi sinyal terbuka untuk bernegosiasi dengan Beijing.
Sebelumnya, Trump sempat mengguncang
Pasar dengan rencana
Tarif 100% terhadap impor China, yang memicu aksi jual besar di saham dan kripto. Namun, nada yang lebih lunak pada akhir pekan—di mana Trump mengatakan hubungan kedua negara akan “baik-baik saja”—membuat ketegangan sedikit mereda dan membantu
Dolar pulih.
Di sisi lain, pelemahan yen Jepang dan euro turut mendorong
Penguatan greenback. Yen melemah setelah dinamika politik di Tokyo mengguncang koalisi pemerintahan, sementara euro tertekan usai perombakan kabinet di Prancis. Aktivitas
Pasar hari ini diperkirakan terbatas karena libur nasional di AS dan Jepang.(asd)
Sumber:
newsmaker.id