BPF Malang

Image

Emas Bangkit Tembus $5.000! “Dip Buyers” Borong Setelah Crash Bersejarah

Analisis Emas Bangkit Tembus $5.000! “Dip Buyers” Borong Setelah Crash Bersejarah - Data Pasar 2026-02-04

Emas Bangkit Tembus $5.000! “Dip Buyers” Borong Setelah Crash Bersejarah

Harga Emas naik untuk hari kedua berturut-turut dan kembali menembus $5.000/oz, setelah pekan lalu sempat ambruk tajam dari rekor tertinggi. Kenaikan ini muncul karena banyak pelaku Pasar melihat penurunan kemarin sebagai “diskon” yang terlalu menarik untuk dilewatkan. Pada Rabu, Emas sempat menguat hingga 2,6%, melanjutkan reli setelah sesi sebelumnya melonjak lebih dari 6%. Sentimen Pasar yang kembali risk-on dan Dolar AS melemah ikut jadi bahan bakar pemulihan Emas. Meski rebound kencang, posisi Emas masih sekitar 10% di bawah rekor all-time high (29 Jan). Tapi secara year-to-date, Emas tetap naik sekitar 17%—artinya tren besar tahun ini masih kuat, hanya saja sempat “dibersihkan” oleh volatilitas ekstrem. Menurut TD Securities, tekanan jual paksa (forced sales) kemungkinan sudah mereda di logam mulia. Namun volatilitas tinggi beberapa hari terakhir bisa membuat sebagian investor ritel memilih menepi dulu, sehingga pergerakan harga tetap berpotensi “liar”. Latar belakangnya: reli logam mulia bulan lalu didorong spekulasi, risiko geopolitik, dan kekhawatiran soal independensi bank sentral AS. Tapi banyak pihak sudah mengingatkan bahwa kenaikannya terlalu cepat dan terlalu besar—dan akhirnya “meledak” jadi koreksi, dengan Perak mencatat penurunan harian terbesar dan Emas jatuh paling dalam sejak 2013. Salah satu pemicu rapuhnya Pasar adalah posisi besar yang menumpuk: dana China dan investor ritel Barat ramai masuk, ditambah dorongan dari produk leveraged dan gelombang call options. Bahkan, empat ETF Emas terbesar di China daratan dilaporkan mengalami arus keluar gabungan hampir $1 miliar dalam satu hari—tanda kepercayaan investor sempat terguncang. Ke depan, volatilitas diperkirakan masih tinggi. Bank of America menilai Emas punya “tesis jangka panjang” yang lebih kuat dibanding Perak. Sementara itu, Deutsche Bank tetap percaya target $6.000/oz, dan Goldman Sachs melihat risiko upside yang signifikan terhadap proyeksi mereka. Pada update terakhir di Singapura, Emas sekitar $5.072/oz, Perak sekitar $87,99, dengan indeks Dolar Bloomberg relatif stabil setelah sebelumnya melemah. 5 inti poin : – Emas rebound di atas $5.000/oz karena aksi beli saat harga turun (dip buying). – Pemulihan didukung sentimen risk-on + Dolar AS melemah. – Meski naik, Emas masih ~10% di bawah ATH 29 Jan, tapi +~17% YTD. – Crash dipicu posisi spekulatif/leveraged yang menumpuk + volatilitas ekstrem (Perak jatuh historis). – Outlook: volatilitas tetap tinggi, tapi bank besar masih melihat ruang naik (DB $6.000; GS lihat upside risk).(asd) Sumber : Newsmaker.id

Analisis Mendalam Pasar Emas

Pergerakan harga Emas dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental dan teknikal. Berikut analisis komprehensif untuk memahami dinamika Pasar Emas terkini.

Faktor Fundamental yang Mempengaruhi Harga Emas

  • Kebijakan Moneter Global: suku bunga bank sentral utama seperti The Fed mempengaruhi daya tarik Emas sebagai safe-haven asset.
  • Geopolitical Tensions: Ketegangan geopolitik meningkatkan permintaan Emas sebagai aset pelindung.
  • Inflasi dan Data Ekonomi: Laporan inflasi dan pertumbuhan ekonomi mempengaruhi sentimen investor terhadap Emas.
  • Nilai US Dollar: Hubungan invers antara dollar AS dan harga Emas tetap menjadi faktor kunci.

Analisis Teknikal Emas

Berdasarkan data dari platform analisis terkemuka, pola teknikal menunjukkan potensi pergerakan harga dalam jangka pendek dan menengah. Support dan resistance level kunci perlu dipantau untuk menentukan entry point yang optimal.

Strategi Trading Emas

Untuk trader dan investor, penting untuk memiliki strategi yang jelas dalam trading Emas. Beberapa pendekatan yang bisa dipertimbangkan:

  • Position Trading berdasarkan trend jangka panjang
  • Swing Trading memanfaatkan fluktuasi harga menengah
  • Hedging terhadap portofolio investasi

Outlook dan Rekomendasi

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor fundamental dan sinyal teknikal, outlook Pasar Emas menunjukkan potensi continued volatility dengan bias positif dalam jangka menengah. Disarankan untuk selalu update dengan analisis terbaru dari sumber terpercaya.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.