BPF Malang

Image

Emas Mengarah ke Penurunan Mingguan Kedua Saat Dolar Menguat dan Minyak Naik

Analisis Emas Mengarah ke Penurunan Mingguan Kedua Saat Dolar Menguat dan Minyak Naik - Data Pasar 2026-03-13

Emas Mengarah ke Penurunan Mingguan Kedua Saat Dolar Menguat dan Minyak Naik

Harga Emas bergerak menguat tipis pada Jumat, namun tetap berada di jalur penurunan mingguan kedua berturut-turut, seiring Penguatan Dolar dan reli lanjutan harga Minyak di tengah perang di Timur Tengah. Bullion sempat bertahan di atas US$5.100 per ons, tetapi secara mingguan masih turun lebih dari 1%. Tekanan utama datang dari kombinasi Dolar yang lebih kuat dan perubahan ekspektasi suku bunga. Indeks Dolar Bloomberg tercatat naik sekitar 0,4% pekan ini. Di saat yang sama, lonjakan harga energi memperbesar kekhawatiran inflasi, yang pada gilirannya menekan harapan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve dan bank sentral lain. Data klaim pengangguran AS terbaru yang tetap relatif rendah memperkuat persepsi bahwa pelonggaran kebijakan moneter tidak mendesak. Obligasi Pemerintah AS jatuh pada Kamis, mendorong imbal hasil jangka pendek ke level tertinggi sejak Agustus. Pelaku Pasar kini melihat nyaris tidak ada peluang pemangkasan suku bunga pada pertemuan The Fed pekan depan, dan hanya sekitar 70% peluang pemangkasan tahun ini. Kenaikan biaya pinjaman umumnya negatif bagi Emas karena tidak memberikan imbal hasil bunga. Perang AS-Israel dengan Iran juga mengubah dinamika safe haven Emas dalam dua pekan terakhir. Perdagangan Emas cenderung berombak, dengan sebagian investor menjual untuk menutup margin call di aset lain. Meski demikian, Emas masih naik sekitar 18% sepanjang tahun berjalan dan relatif bertahan di atas ambang US$5.000 per ons. Risiko utama berikutnya adalah jika konflik berkepanjangan menjaga harga Minyak tetap tinggi, karena dapat memperkuat tekanan inflasi dan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, menambah hambatan bagi logam mulia. International Energy Agency menyebut perang memicu gangguan pasokan terbesar dalam sejarah Pasar Minyak global, sementara para anggotanya menyepakati pelepasan rekor 400 juta barel cadangan darurat. Pada pukul 08.05 di Singapura, spot gold naik 0,4% ke US$5.099,98 per ons. Perak naik 0,4% ke US$84,18, sementara platinum dan palladium juga menguat. Ke depan, Pasar memantau arah Dolar, pergerakan imbal hasil AS jelang pertemuan The Fed, serta perkembangan konflik dan dampaknya pada harga energi dan ekspektasi inflasi.(asd) Sumber: Newsmaker.id

Analisis Mendalam Pasar Emas

Pergerakan harga Emas dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental dan teknikal. Berikut analisis komprehensif untuk memahami dinamika Pasar Emas terkini.

Faktor Fundamental yang Mempengaruhi Harga Emas

  • Kebijakan Moneter Global: suku bunga bank sentral utama seperti The Fed mempengaruhi daya tarik Emas sebagai safe-haven asset.
  • Geopolitical Tensions: Ketegangan geopolitik meningkatkan permintaan Emas sebagai aset pelindung.
  • Inflasi dan Data Ekonomi: Laporan inflasi dan pertumbuhan ekonomi mempengaruhi sentimen investor terhadap Emas.
  • Nilai US Dollar: Hubungan invers antara dollar AS dan harga Emas tetap menjadi faktor kunci.

Analisis Teknikal Emas

Berdasarkan data dari platform analisis terkemuka, pola teknikal menunjukkan potensi pergerakan harga dalam jangka pendek dan menengah. Support dan resistance level kunci perlu dipantau untuk menentukan entry point yang optimal.

Strategi Trading Emas

Untuk trader dan investor, penting untuk memiliki strategi yang jelas dalam trading Emas. Beberapa pendekatan yang bisa dipertimbangkan:

  • Position Trading berdasarkan trend jangka panjang
  • Swing Trading memanfaatkan fluktuasi harga menengah
  • Hedging terhadap portofolio investasi

Outlook dan Rekomendasi

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor fundamental dan sinyal teknikal, outlook Pasar Emas menunjukkan potensi continued volatility dengan bias positif dalam jangka menengah. Disarankan untuk selalu update dengan analisis terbaru dari sumber terpercaya.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.