BPF Malang

Image

Emas Menguat, Tarif dan Agenda AS–Iran Kembali Jadi Pemicu

Analisis Emas Menguat, Tarif dan Agenda AS–Iran Kembali Jadi Pemicu - Data Pasar 2026-02-25

Emas Menguat, Tarif dan Agenda AS–Iran Kembali Jadi Pemicu

Harga Emas menguat pada Rabu (25/2), yang kembali bangkit pasca melemah pada sesi sebelumnya, ketika investor menilai dampak Tarif impor baru AS dan menanti kelanjutan pembicaraan AS–Iran pekan ini. Pada pukul 04:25 waktu AS, spot gold naik 0,9% ke $5.187,64/oz, sementara Emas berjangka AS menguat 0,6% ke $5.206,10/oz. Sebelumnya, Emas turun 1,6% pada Selasa setelah reli empat sesi beruntun. Dukungan utama datang dari kebijakan perdagangan AS. Pemerintah AS mulai memungut Tarif impor global sementara 10% sejak Selasa, dan sedang menyiapkan langkah untuk menaikkannya menjadi 15%. Langkah ini memicu ketidakpastian baru terkait prospek perdagangan global dan inflasi, terutama setelah putusan Mahkamah Agung pekan lalu membatalkan sebagian skema Tarif sebelumnya sehingga Washington mengaktifkan kembali Tarif lewat jalur hukum alternatif. Dari sisi geopolitik, Pasar juga tetap memperhatikan risiko Timur Tengah menjelang putaran ketiga perundingan AS–Iran pada Kamis di Jenewa terkait program nuklir Teheran. Meski begitu, kenaikan Emas masih tertahan oleh ekspektasi suku bunga AS yang bertahan tinggi lebih lama. Sementara dua pejabat Federal Reserve pada Selasa memberi sinyal kehati-hatian untuk mengubah sikap kebijakan dalam waktu dekat—kondisi yang biasanya menjadi hambatan bagi Emas karena tidak memberikan imbal hasil. Di Pasar logam lain, pelemahan tipis Dolar AS turut mendukung reli komoditas. Perak melonjak hampir 3,5% ke $90,55/oz, sementara platinum melejit lebih dari 5% ke $2.309,60/oz. Tembaga juga menguat, dengan kontrak acuan LME naik 0,5% ke $13.295,72/ton, didorong indikasi pemulihan permintaan saat partisipan China kembali aktif pasca libur Imlek. Namun, persediaan yang masih tinggi berpotensi membatasi laju Penguatan dalam jangka pendek.(yds) Sumber: Newsmaker.id

Analisis Mendalam Pasar Emas

Pergerakan harga Emas dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental dan teknikal. Berikut analisis komprehensif untuk memahami dinamika Pasar Emas terkini.

Faktor Fundamental yang Mempengaruhi Harga Emas

  • Kebijakan Moneter Global: suku bunga bank sentral utama seperti The Fed mempengaruhi daya tarik Emas sebagai safe-haven asset.
  • Geopolitical Tensions: Ketegangan geopolitik meningkatkan permintaan Emas sebagai aset pelindung.
  • Inflasi dan Data Ekonomi: Laporan inflasi dan pertumbuhan ekonomi mempengaruhi sentimen investor terhadap Emas.
  • Nilai US Dollar: Hubungan invers antara dollar AS dan harga Emas tetap menjadi faktor kunci.

Analisis Teknikal Emas

Berdasarkan data dari platform analisis terkemuka, pola teknikal menunjukkan potensi pergerakan harga dalam jangka pendek dan menengah. Support dan resistance level kunci perlu dipantau untuk menentukan entry point yang optimal.

Strategi Platform Trading Emas

Untuk trader dan investor, penting untuk memiliki strategi yang jelas dalam trading Emas. Beberapa pendekatan yang bisa dipertimbangkan:

  • Position Trading berdasarkan trend jangka panjang
  • Swing Trading memanfaatkan fluktuasi harga menengah
  • Hedging terhadap portofolio investasi

Outlook dan Rekomendasi

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor fundamental dan sinyal teknikal, outlook Pasar Emas menunjukkan potensi continued volatility dengan bias positif dalam jangka menengah. Disarankan untuk selalu update dengan analisis terbaru dari sumber terpercaya.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.