
Harga
Minyak dunia kembali menguat pada Senin (13/10), setelah Presiden AS Donald Trump memberi sinyal terbuka untuk mencapai kesepakatan dagang dengan China.
Minyak Brent naik 1,5% ke $63,69 per barel, sementara WTI menguat 1,6% ke $59,85 per barel, setelah sebelumnya anjlok hampir 4% pada Jumat lalu — penurunan terbesar sejak Agustus. Pernyataan Trump bahwa hubungan dengan China “akan baik-baik saja” memberi angin segar bagi
Pasar yang sempat khawatir terhadap ancaman
Tarif baru sebesar 100% terhadap impor China mulai 1 November.
Kabar positif ini sedikit meredakan ketegangan setelah kedua negara saling menekan lewat
Tarif dan pembatasan ekspor. Meski begitu, para analis menilai kenaikan harga
Minyak masih bersifat sementara, karena belum ada tanda nyata bahwa konflik dagang benar-benar mereda. Di sisi lain, tambahan pasokan dari OPEC+ dan ketidakpastian ekonomi global tetap membayangi prospek harga
Minyak hingga akhir tahun.(asd)
Sumber:
newsmaker.id