BPF Malang

Image

Minyak Terancam, Premium Iran Mulai Luntur

Analisis Minyak Terancam, Premium Iran Mulai Luntur - Data Pasar 2026-02-13

Minyak Terancam, Premium Iran Mulai Luntur

Harga Minyak mengarah pada penurunan mingguan beruntun pertama tahun ini, tertekan sentimen risk-off di Pasar global, kekhawatiran kelebihan pasokan Minyak mentah, serta kemungkinan pembicaraan nuklir AS Iran yang akan berlangsung lebih lama. Brent—sebagai acuan global bertahan di atas $67/barel setelah anjlok hampir 3% pada Kamis, sementara WTI berada di sekitar $63/barel. Di sisi lain, saham Asia ikut melemah pada Jumat setelah kerugian menyebar dari Wall Street dan komoditas. Dari sisi geopolitik, Presiden AS Donald Trump mengatakan negosiasi dengan Iran bisa memakan waktu hingga sekitar satu bulan. Pernyataan ini menurunkan kemungkinan aksi militer dalam waktu dekat yang biasanya menjadi pemicu lonjakan harga—karena Pasar menilai risiko gangguan pasokan dari Timur Tengah untuk sementara lebih rendah. Fokus Washington saat ini disebut masih mengarah pada jalur diplomatik untuk menekan ambisi nuklir Iran, sehingga “risk premium” yang sempat mengangkat harga Minyak mulai memudar. Tekanan fundamental datang dari laporan International Energy Agency (IEA) yang kembali menegaskan Pasar berpotensi mengalami surplus sedikit di atas 3,7 juta barel per hari pada 2026—angka yang disebut bisa menjadi rekor dalam rata-rata tahunan. IEA juga menambahkan stok global tahun lalu naik dengan laju tercepat sejak pandemi 2020. Kombinasi proyeksi surplus dan stok yang tumbuh cepat membuat ruang reli Minyak makin terbatas ketika sentimen global memburuk. Penurunan mingguan beruntun ini juga berisiko memutus rangkaian Penguatan yang sempat terjadi di awal 2026 yang sebelumnya ditopang episode ketegangan geopolitik, termasuk “tarik-menarik” AS–Iran. Di konferensi energi di London pekan ini, sejumlah pelaku industri menilai pasokan global berpotensi mengungguli permintaan tahun ini, yang bisa mendorong akumulasi persediaan terutama di kawasan Atlantik, wilayah yang kerap jadi rujukan pembentukan harga global.(asd) Sumber: Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Portofolio Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.