
Harga
Perak (XAG/USD) melonjak ke level tertinggi 14 tahun di sekitar $40,70 pada perdagangan Eropa, Senin (1/9). Kenaikan ini dipicu optimisme
Pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas
suku bunga dalam rapat kebijakan bulan September.
Menurut alat CME FedWatch, peluang pemangkasan
suku bunga The Fed sebesar 25 bps bulan ini mencapai 87,6%. Secara teori,
suku bunga lebih rendah cenderung mendukung aset tanpa imbal hasil seperti
Perak dan
Emas.
Dukungan tambahan datang dari komentar Presiden The Fed San Francisco, Mary Daly, yang menegaskan bahwa pemangkasan
suku bunga perlu dilakukan karena risiko di
Pasar tenaga kerja semakin meningkat. Daly juga menyebut tekanan inflasi akibat
Tarif hanya bersifat sementara dan tidak berkelanjutan.
Selain itu,
Dolar AS melemah hingga mendekati level terendah bulanan karena kekhawatiran atas kredibilitas kebijakan ekonomi AS. Melemahnya
Dolar ikut mengangkat harga
Perak. Tekanan terhadap
Dolar makin besar setelah pengadilan banding AS menyatakan sebagian besar
Tarif era Trump ilegal dan menuding mantan Presiden Trump telah melampaui kewenangannya.(ayu)
Sumber:
newsmaker.id