BPF Malang

Image

Pound Menguat Tipis, Tapi Ada Bom Waktu di Anggaran Inggris?

Analisis Pound Menguat Tipis, Tapi Ada Bom Waktu di Anggaran Inggris? - Data Pasar 2025-11-17

Pound Menguat Tipis, Tapi Ada Bom Waktu di Anggaran Inggris?

Pasangan GBP/USD sempat naik ke sekitar 1,3180 pada sesi terbaru setelah sebelumnya turun ke area 1,3135. Meski begitu, pergerakannya masih “muter-muter” di kisaran yang sama seperti beberapa minggu terakhir. Penyebabnya, pelaku Pasar masih dibayangi kekhawatiran soal kondisi keuangan publik Inggris dan sekaligus berharap Bank of England (BoE) segera memangkas suku bunga, sehingga laju Penguatan Pound tertahan. Sentimen makin goyah setelah kabar bahwa PM Keir Starmer dan Menkeu Rachel Reeves membatalkan rencana kenaikan Pajak penghasilan di anggaran 26 November. Kabar itu memang melegakan pembayar Pajak, tapi sekaligus memunculkan pertanyaan: dari mana Pemerintah menambal defisit fiskal yang makin menganga? Data ekonomi juga tidak membantu—PDB awal menunjukkan ekonomi Inggris justru kontraksi di kuartal ketiga, dengan sektor manufaktur dan industri yang ikut melemah. Ini membuat Pasar makin yakin BoE akan terpaksa memotong suku bunga, mungkin mulai Desember. Dari sisi AS, dibukanya kembali Pemerintah federal memungkinkan rilis sederet data yang sebelumnya tertunda, termasuk Nonfarm Payrolls (NFP) September yang akan dirilis Kamis nanti. Selama menunggu data tersebut, Pasar masih berhati-hati, sementara berkurangnya harapan pemangkasan suku bunga The Fed di Desember memberi sedikit dukungan tambahan untuk Dolar AS. Kombinasi tekanan dari Inggris dan faktor penopang dari AS inilah yang membuat trader kini penasaran: apakah GBP/USD akan akhirnya keluar dari pola “galau sideways”, atau justru semakin terjepit di antara dua bank sentral?(Asd) Sumber: FXStreet

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.