BPF Malang

Image

EUR/USD Turun ke 1,168, Dolar Menguat di Mode Risk-Off

Analisis EUR/USD Turun ke 1,168, Dolar Menguat di Mode Risk-Off - Data Pasar 2026-04-13

EUR/USD Turun ke 1,168, Dolar Menguat di Mode Risk-Off

EUR/USD diperdagangkan di sekitar 1,168 pada Senin pagi, 13 April 2026, dengan euro melemah tipis terhadap Dolar AS. Data Trading Economics menempatkan pergerakan di kisaran 1,1686–1,1689, turun sekitar 0,3% dari sesi sebelumnya. Tekanan datang dari Penguatan Dolar yang meluas di sesi Asia, seiring Pasar masuk ke mode risk-off. Reuters melaporkan greenback diburu sebagai aset aman setelah perundingan AS–Iran gagal membuahkan kemajuan dan Amerika Serikat mengumumkan blokade terhadap pelabuhan Iran, mendorong euro ikut melemah sekitar 0,3%. Bagi euro, sentimen ini lebih sensitif karena kawasan euro merupakan importir energi besar. Lonjakan harga Minyak meningkatkan kekhawatiran soal biaya energi, tekanan inflasi, dan prospek pertumbuhan, sehingga cenderung menjadi beban tambahan bagi mata uang ekonomi pengimpor energi. Meski tertekan pagi ini, posisi di area 1,16–1,17 menunjukkan EUR/USD belum mengalami perubahan struktur tren yang tajam. Trading Economics mencatat pasangan ini masih naik sekitar 1,6% dalam sebulan terakhir dan hampir 3% dalam setahun terakhir, sehingga pelemahan terbaru lebih terlihat sebagai tekanan jangka pendek. Ke depan, arah EUR/USD akan ditentukan oleh dua faktor yang saling tarik-menarik: kekuatan Dolar dari permintaan safe haven saat tensi geopolitik meningkat, dan ketahanan euro selama harga belum memicu perubahan besar pada ekspektasi kebijakan moneter serta outlook pertumbuhan. Pasar akan memantau perkembangan di Timur Tengah, pergerakan Minyak, dan respons yield AS sebagai pendorong utama volatilitas. (asd) Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.