
Harga
Perak lanjutkan
Penguatan di awal pekan dan bulan September, menembus level tertinggi dalam lebih dari satu dekade.
Pasar mencatat harga spot
Perak berada di kisaran $ 40,44 per troy ounce, didorong oleh ekspektasi penurunan
suku bunga oleh The Fed dan pelemahan
Dolar AS.
Sentimen
Pasar tetap bullish meskipun terdapat sinyal teknikal yang overbought, karena para pedagang mempertimbangkan permintaan safe haven di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Logam mulia ini berkonsolidasi, karena kondisi perdagangan yang lesu akibat libur Hari Buruh AS.
Secara keseluruhan,
Perak kembali berada dalam sorotan utama dunia komoditas. Kombinasi sentimen moneter (harapan pelonggaran The Fed), pelemahan
Dolar, dan permintaan kuat dari sektor industri serta investor sebagai lindung nilai, menjadi pendorong utama tren positif ini. Para pelaku
Pasar disarankan untuk terus memantau dinamika kebijakan global,
suku bunga, dan perkembangan geopolitik yang bisa memicu fluktuasi lanjutan. (Arl)
Sumber :
newsmaker.id