
Setelah mencetak rekor tertinggi (All Time High/ATH) pekan ini $4.379, harga
Emas dunia mendadak melemah pada perdagangan Jumat pagi. Penurunan ini terjadi di tengah aksi ambil untung investor serta menguatnya imbal hasi
Obligasi AS.
Data
Pasar menunjukkan harga
Emas spot sempat turun ke kisaran USD 4.278 per troy ounce, terkoreksi sekitar 0,8% dari posisi tertinggi sebelumnya.
Analis menilai koreksi pagi ini sebagai hal yang wajar setelah lonjakan harga beberapa hari terakhir. “Setelah
Emas mencapai rekor baru, banyak investor besar mengambil keuntungan jangka pendek,” ujar salah satu analis komoditas global di New York.
Koreksi teknis seperti ini sering terjadi setelah periode reli panjang, sebagai bentuk penyeimbangan
Pasar.
Kenaikan imbal hasil (yield)
Obligasi Pemerintah AS tenor 10 tahun turut menekan harga
Emas. Yield yang lebih tinggi membuat investor cenderung beralih dari aset tanpa imbal hasil seperti
Emas ke aset berbunga tetap. Sementara di sisi lain, investor global mulai kembali masuk ke
Pasar saham seiring membaiknya sentimen risiko, mengurangi permintaan terhadap aset aman seperti
Emas.(asd)
Sumber:
newsmaker.id