
Yen Jepang (JPY) masih tertekan pada sesi Asia Rabu(3/9), terjebak di dekat level terendah sebulan terhadap
Dolar AS. Ketidakpastian politik dalam negeri dan isu perdagangan menambah tekanan, sementara absennya sinyal hawkish dari Wakil Gubernur Bank of Japan (BoJ), Ryozo Himino, pada Selasa lalu membuat spekulan makin agresif membangun posisi jual yen. Kondisi ini membuat pasangan USD/JPY kembali mendekati puncak sebulan di area 149,00 yang sempat disentuh sehari sebelumnya.
Meski begitu, ekspektasi bahwa
Pasar tenaga kerja Jepang yang ketat bisa mendorong kenaikan upah dan memperkuat inflasi masih memunculkan harapan adanya kenaikan
suku bunga BoJ sebelum akhir tahun. Hal ini menjadi kontras dengan spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) justru akan memangkas
suku bunga bulan ini, yang berpotensi membatasi
Penguatan Dolar dan membatasi kenaikan USD/JPY lebih lanjut.
Untuk saat ini, pelaku
Pasar cenderung menahan diri sebelum rilis data ketenagakerjaan AS Nonfarm Payrolls (NFP) pada Jumat mendatang, yang diperkirakan bakal jadi katalis utama arah pergerakan pasangan mata uang ini. (az)
Sumber: FXstreet