Emas (XAU/USD) melemah pada sesi Asia Kamis (28/08), terkoreksi dari tertinggi tiga minggu di dekat $3.400 karena rebound
Dolar AS dan aksi ambil untung. Di sisi lain, kekhawatiran atas independensi The Fed menyusul pemecatan Gubernur Lisa Cook oleh Presiden AS Donald Trump tetap menjadi latar risiko yang menjaga minat lindung nilai pada
Emas sebagai aset safe haven.
Fokus jangka pendek tertuju pada rilis estimasi kedua PDB AS kuartal II, yang diperkirakan tumbuh 3,1% (tahunan). Angka di atas perkiraan berpotensi menguatkan
Dolar AS dan imbal hasil, sehingga menekan harga
Emas. Sebaliknya, data yang lebih lemah dapat menurunkan
Dolar AS dan memberi ruang pemulihan bagi logam mulia.
Pada Jumat, perhatian bergeser ke inflasi PCE AS sebagai petunjuk arah kebijakan The Fed. Jika PCE inti melambat dari ekspektasi,
Pasar bisa memperbesar taruhan pemangkasan
suku bunga, menambah dukungan untuk
Emas. Namun, PCE yang “lengket” kemungkinan membatasi upside, karena pelaku
Pasar akan menilai kembali kecepatan dan kedalaman pelonggaran.
Secara teknikal, area $3.380 menjadi pivot intraday; penutupan di atasnya membuka peluang uji $3.400–$3.415, sementara kegagalan bertahan di atasnya mengembalikan fokus ke support $3.355 lalu $3.340. Untuk konfirmasi arah, pantau DXY, yield riil AS tenor 10 tahun, serta arus masuk/keluar ETF berbasis
Emas setelah rilis data.(ayu)
Sumber:
newsmaker.id