
Indeks
Dolar AS (DY) yang mengukur nilai USD terhadap enam mata uang utama bergerak positif di sekitar 98,30 pada sesi Asia, Kamis (21/8). Fokus
Pasar tertuju pada rilis awal S&P Global PMI AS untuk Agustus yang akan menjadi sorotan utama hari ini.
Sementara spekulasi pemangkasan
suku bunga The Fed pada September menurun setelah data PPI Juli lebih panas dari perkiraan, sehingga memberi dukungan bagi DXY.
Menurut CME FedWatch, pelaku
Pasar kini memperkirakan peluang 83% untuk pemangkasan bulan depan (sempat 100% pekan lalu) dan total 54 bps pemotongan hingga akhir tahun.
Risalah rapat The Fed 29–30 Juli menunjukkan pejabat masih mengkhawatirkan inflasi dan
Pasar tenaga kerja, dan mayoritas menilai terlalu dini untuk menurunkan
suku bunga. Mereka juga menekankan perlu waktu guna menilai besar dan lamanya dampak
Tarif terhadap inflasi. Dua hari lagi, Ketua The Fed Jerome Powell akan berpidato di Jackson Hole, yang bisa memberi petunjuk arah kebijakan jangka pendek dan pandangan jangka panjang bank sentral.
Di sisi politik, Presiden Donald Trump pada Rabu mendesak Gubernur The Fed Lisa Cook untuk mundur setelah muncul seruan investigasi terkait dugaan penipuan hipotek. Analis menilai, jika ada gubernur yang dipaksa keluar, Trump berpeluang menunjuk sosok yang sejalan dengan dorongan penurunan
suku bunga, memicu kekhawatiran atas independensi The Fed dan berpotensi menekan
Dolar AS.(yds)
Sumber: FXStreet