
Indeks
Dolar AS (DXY) naik tipis di atas level 98,00 pada Kamis, mencapai puncak intraday di 98,25. Meski begitu, pergerakannya masih terbatas dalam kisaran perdagangan hari sebelumnya.
Pasar kini menunggu rilis data ADP Employment Change dan PMI Jasa ISM yang akan menjadi petunjuk terbaru kondisi ekonomi Amerika Serikat.
Sehari sebelumnya, DXY sempat turun dari level tertinggi mingguan 98,60 ke area 98,00 setelah data lowongan kerja JOLTS mengecewakan. Data tersebut memperkuat harapan
Pasar bahwa The Fed akan memangkas
suku bunga pada September. Gubernur The Fed, Christopher Waller, juga menegaskan dukungan terhadap pemangkasan
suku bunga dan bahkan membuka kemungkinan beberapa kali penurunan dalam enam bulan ke depan.
Kamis ini,
Dolar berhasil memangkas sebagian kerugian, meski
Penguatan masih terbatas. Investor menilai laporan ADP dan PMI Jasa ISM bisa memberi gambaran tambahan bahwa
Pasar tenaga kerja AS mulai kehilangan momentum. Hal ini penting karena kondisi
Pasar tenaga kerja menjadi salah satu faktor utama dalam keputusan kebijakan moneter The Fed.
Namun, reaksi
Pasar diperkirakan tetap terbatas menjelang rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) pada Jumat. Laporan ketenagakerjaan resmi ini akan menjadi kunci bagi investor untuk menilai arah kebijakan
suku bunga The Fed. Konsensus
Pasar saat ini memperkirakan pertumbuhan lapangan kerja Agustus relatif rendah, yang bisa memperkuat ekspektasi pemangkasan
suku bunga.(ayu)
Sumber:
newsmaker.id
Indeks
Dolar AS (DXY) naik tipis di atas level 98,00 pada Kamis, mencapai puncak intraday di 98,25. Meski begitu, pergerakannya masih terbatas dalam kisaran perdagangan hari sebelumnya.
Pasar kini menunggu rilis data ADP Employment Change dan PMI Jasa ISM yang akan menjadi petunjuk terbaru kondisi ekonomi Amerika Serikat.
Sehari sebelumnya, DXY sempat turun dari level tertinggi mingguan 98,60 ke area 98,00 setelah data lowongan kerja JOLTS mengecewakan. Data tersebut memperkuat harapan
Pasar bahwa The Fed akan memangkas
suku bunga pada September. Gubernur The Fed, Christopher Waller, juga menegaskan dukungan terhadap pemangkasan
suku bunga dan bahkan membuka kemungkinan beberapa kali penurunan dalam enam bulan ke depan.
Kamis ini,
Dolar berhasil memangkas sebagian kerugian, meski
Penguatan masih terbatas. Investor menilai laporan ADP dan PMI Jasa ISM bisa memberi gambaran tambahan bahwa
Pasar tenaga kerja AS mulai kehilangan momentum. Hal ini penting karena kondisi
Pasar tenaga kerja menjadi salah satu faktor utama dalam keputusan kebijakan moneter The Fed.
Namun, reaksi
Pasar diperkirakan tetap terbatas menjelang rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) pada Jumat. Laporan ketenagakerjaan resmi ini akan menjadi kunci bagi investor untuk menilai arah kebijakan
suku bunga The Fed. Konsensus
Pasar saat ini memperkirakan pertumbuhan lapangan kerja Agustus relatif rendah, yang bisa memperkuat ekspektasi pemangkasan
suku bunga.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id