Perak (XAG/USD) melanjutkan rebound-nya untuk hari kedua berturut-turut pada hari Kamis (21/8), meskipun kenaikannya dibatasi oleh
Dolar AS (USD) yang lebih kuat dan imbal hasil Treasury yang menguat menjelang pidato Jerome Powell di simposium Jackson Hole yang jadi fokus
Pasar, menjaga selera risiko komoditas logam mulia tetap hati-hati.
Dari sisi data AS terbaru memberi sinyal campuran: S&P Global melaporkan PMI Komposit flash Agustus naik ke 55,4, sementara manufaktur lompat ke 53,3—keduanya menandakan ekspansi yang solid. Di saat bersamaan, klaim pengangguran mingguan naik 11 ribu ke 235 ribu, menambah tanda perlambatan
Pasar tenaga kerja. Kombinasi “pertumbuhan membaik namun tenaga kerja melembat” membuat
Pasar menilai ulang seberapa agresif The Fed bisa melonggarkan kebijakan.
Ke depan, arah
Perak akan sangat ditentukan nada Powell: jika hawkish atau netral-ketat,
Dolar berpotensi tetap kuat dan menekan XAG; sebaliknya, sinyal jelas menuju pemangkasan
suku bunga dapat memicu relief rally pada logam mulia. Dengan latar Jackson Hole yang sarat pembacaan kebijakan, volatilitas jangka pendek berpotensi meningkat, sehingga level kisaran US$37,5–38,2 layak diawasi sebagai area pantau awal hingga rilis pidato. (Arl)
Sumber :
newsmaker.id